Rinduku yang tertatih
mengharap adamu menyambut hangatku
di deraga malam yang kita buat
Sayang,
Kapan kegundahan ini bermuara
ketika resah bergejolak
mengharap cetakan wajahmu hadir
walau dalam sekelebat maya
Menawarkan air nirwana yang mengalir
diantara mawar merah dipanasnya asmaraku
Ku ingin kau menyapuku dari debu-debu yang memburamkan
karena rindu
No comments:
Post a Comment