Mataku tak bisa berhenti melihat
Bayangmu yang duduk di sampingku
Kala senja turun di pantai Glagah
Telingaku tetap mendengar,
Desis nafasmu yang membara
merasuki rongga kulitku
Jelas, Ketika sunyi ada
Namun menghilang dalam deburan ombak yang
menyentuh pasir-pasir merana di istana
yang kita buat, Sayang
Pertemuan satu hari itu
Memberikan jejak-jejak yang mengutus
setan untuk melawan Tuhanya
Bila ada satu hari lagi
Tak kan ku biarkan senja turun
di pantai Glagah
No comments:
Post a Comment